MODUL 1 SISDIG




MODUL 1

GERBANG LOGIKA

1. Pendahuluan [Kembali]

Sistem digital modern, mulai dari perangkat komunikasi sederhana hingga sistem komputasi yang kompleks, dibangun di atas fondasi dasar yang disebut gerbang logika (logic gate). Dalam dunia elektronika digital, semua bentuk informasi dan instruksi diproses dalam bentuk sinyal biner, yaitu representasi tingkat tegangan yang didefinisikan sebagai logika '0' (LOW) dan '1' (HIGH).

Gerbang logika merupakan blok pembangun utama dalam mendesain suatu rangkaian elektronika digital. Komponen ini beroperasi berdasarkan prinsip matematika Aljabar Boolean, di mana satu atau beberapa sinyal masukan (input) akan diproses melalui operasi logis untuk menghasilkan satu sinyal keluaran (output) yang pasti. Terdapat tiga operasi gerbang logika dasar, yaitu AND, OR, dan NOT. Ketiga gerbang ini kemudian dapat dikombinasikan untuk membentuk gerbang logika turunan seperti NAND, NOR, XOR, dan XNOR yang memiliki karakteristik tabel kebenarannya masing-masing.

Selain pemahaman terhadap gerbang logika dasar, perancangan sistem digital juga sangat bergantung pada rangkaian kombinasional. Rangkaian seperti Encoder dan Decoder berperan krusial dalam proses pengodean dan penerjemahan data biner agar dapat dibaca oleh antarmuka sistem. Sementara itu, Multiplexer (MUX) dan Demultiplexer (DEMUX) berfungsi sebagai pemilih dan distributor jalur aliran data yang efisien.

Melalui modul percobaan ini, praktikan diharapkan tidak hanya mampu memahami konsep teoretis dari gerbang logika dan rangkaian kombinasional, tetapi juga mampu mengimplementasikannya secara langsung. Pengujian dilakukan melalui perangkaian Integrated Circuit (IC) dari keluarga TTL maupun CMOS pada modul trainer, serta divalidasi menggunakan perangkat lunak simulasi Proteus. Penguasaan terhadap materi ini akan menjadi landasan yang sangat penting untuk mempelajari sistem mikroprosesor, kendali otomatis, dan arsitektur komputer pada tingkat yang lebih lanjut.

2. Tujuan [Kembali]

  1. Merangkai dan menguji operasi dari gerbang logika.
  2. Merangkai dan menguji gerbang logika dan Aljabar Boelean.
  3. Merangkai dan menguji rangkaian Encoder dan Decoder.
  4. Merangkai dan menguji rangkaian Multiplexer dan Demultiplexer.

3. Dasar Teori [Kembali]

1.3.1 Aljabar Boolean
Aljabar Boolean adalah metode matematika yang digunakan untuk menganalisis dan merancang rangkaian digital dengan hanya memiliki dua nilai, yaitu 0 dan 1. Nilai 0 dapat diartikan sebagai kondisi LOW atau False, sedangkan nilai 1 menunjukkan kondisi HIGH atau True. Dalam rangkaian digital, kedua nilai tersebut direpresentasikan secara fisik dalam bentuk tingkat tegangan tertentu. Pada sistem tegangan DC 5V, logika 0 ditunjukkan oleh tegangan sebesar 0V, sedangkan logika 1 ditunjukkan oleh tegangan sebesar 5 V.

Gambar 3.1 Representasi logika ‘0’ dan ‘1’ dalam rangkaian


1.3.2 Gerbang Logika
Gerbang logika (Logic Gate) merupakan salah satu komponen dasar dalam sistem elektronika digital yang berfungsi mengolah satu atau beberapa sinyal masukan (input) menjadi suatu sinyal keluaran (output) berdasarkan aturan logika tertentu. Aturan logika tersebut didasarkan pada aljabar boolean yang memiliki tiga operasi dasar, yaitu AND, OR, dan NOT. Ketiga operasi ini diterapkan melalui gerbang logika dan dapat dikombinasikan untuk membentuk gerbang lainnya, seperti NAND, NOR, XOR, dan XNOR.

a. Gerbang AND
Gerbang AND merupakan gerbang logika yang menggunakan operasi perkalian Boolean. Output hanya akan bernilai '1' jika seluruh input bernilai '1' dan akan bernilai '0' jika ada satu atau lebih input yang bernilai '0'.
Persamaan Boolean: X = A . B

Gambar 3.2 (a) Simbol gerbang AND (b) IC 74LS08


Gerbang logika AND dapat direalisasikan menggunakan IC (Integrated Circuit), yaitu komponen elektronika yang di dalamnya terdapat rangkaian untuk menjalankan operasi logika. Meskipun memiliki fungsi logika yang sama, IC tersebut berbeda dalam teknologi, konsumsi daya, kecepatan kerja, dan karakteristik tegangan masukan. Berikut beberapa jenis IC gerbang logika AND beserta keterangannya.

Tabel 3.1 Jenis IC gerbang logika AND
No.Nama ICJenis teknologiKeterangan
17408TTLEmpat gerbang AND
274LS08TTLVersi TTL dengan konsumsi daya rendah
374HC08CMOSGerbang AND CMOS berkecepatan tinggi
474HCT08CMOSInput kompatibel dengan level TTL
5CD4081BCMOSEmpat gerbang AND dalam satu IC
6HEF4081BCMOSIC AND seri 4081
7MC14081BCMOSIC AND seri 14081
874AC08Advanced CMOSGerbang AND berkecepatan tinggi
974ACT08Advanced CMOSInput kompitibel dengan level TTL
1074F08FAST TTLGerbang AND seri FAST
1174ALS08TTLSeri Advanced Low-Power Shchottky
1274AS08TTLSeri Advanced Schottky
Dari berbagai jenis tersebut, IC 7408, 74LS08, dan CD4081B merupakan contoh utama dalam pembelajaran gerbang logika AND. IC 7408 dan 74LS08 menggunakan teknologi TTL, sedangkan CD4081B menggunakan teknologi CMOS. Pemilihan IC harus disesuaikan dengan tegangan catu daya dan karakteristik yang dibutuhkan.

Gambar 3.3 (a) Pinout IC 74LS08 (b) Rangkaian dalam gerbang logika AND


Tabel 3.2 Susunan pin IC 74LS08
PinFungsiPinFungsi
1Input 1A14VCC (+5 V)
2Input 1B13Input 4B
3Output 1Y12Input 4A
4Input 2A11Output 4Y
5Input 2B10Input 3B
6Output 2Y9Input 3A
7GND (0 V)8Output 3Y
Gerbang logika AND memiliki rangkaian dalam yang menggunakan dua transistor (T1 dan T2) sebagai sakelar elektronik. Ketika kedua masukan A dan B bernilai logika 1, kedua transistor aktif sehingga keluaran bernilai 1. Sebaliknya, jika salah satu atau kedua masukan bernilai logika 0, keluaran bernilai 0.

Tabel 3.3 Tabel Kebenaran Logika AND
ABX
000
010
100
111

b. Gerbang OR
Gerbang OR merupakan gerbang logika yang menggunakan operasi penjumlahan Boolean. Output akan bernilai '1' jika terdapat minimal satu input yang bernilai '1'. Output hanya bernilai '0' jika seluruh input bernilai '0'.
Persamaan Boolean: X = A + B
Gambar 3.4 (a) Simbol gerbang OR (b) IC 74LS32

Gerbang logika OR dapat direalisasikan menggunakan IC (Integrated Circuit), yaitu komponen elektronika yang memiliki rangkaian internal untuk menjalankan operasi logika OR. Berikut beberapa jenis IC gerbang logika OR beserta keterangannya.

Tabel 3.4 Jenis IC Gerbang Logika OR
No.Nama ICJenis teknologiKeterangan
17432TTLMemiliki empat gerbang OR dengan dua input.
274LS32TTLVersi TTL dengan konsumsi daya relatif rendah.
374HC32CMOSGerbang OR CMOS berkecepatan tinggi.
474HCT32CMOSMenggunakan input dengan level logika kompatibel TTL.
5CD4071BCMOSMemiliki empat gerbang OR dengan dua input.
6HEF4071BCMOSIC gerbang OR dari keluarga 4071.
7MC14071BCMOSIC gerbang OR dari keluarga 14071.
874AC32Advanced CMOSGerbang OR dengan kecepatan switching tinggi.
974ACT32Advanced CMOSGerbang OR cepat dengan input kompatibel TTL.
Dari berbagai jenis tersebut, IC 7432, 74LS32, dan CD4071B dapat digunakan sebagai contoh dalam pembelajaran gerbang logika OR. IC 7432 dan 74LS32 menggunakan teknologi TTL, sedangkan CD4071B menggunakan teknologi CMOS. Pemilihan IC perlu disesuaikan dengan tegangan catu daya dan karakteristik rangkaian yang digunakan.

Gambar 3.5 (a) Pinout IC 74LS32 (b) Rangkaian dalam IC 74LS32


IC 74LS32 memiliki 14 pin dan terdiri dari empat gerbang OR independen. Setiap gerbang memiliki dua input dan satu output. Pada kemasan DIP-14, pin 14 dihubungkan ke VCC (+5 V) dan pin 7 ke GND (0 V). Rangkaian internal gerbang OR tersusun dari komponen semikonduktor yang mengolah sinyal input untuk menghasilkan output sesuai operasi penjumlahan Boolean. Ketika salah satu atau kedua input bernilai logika 1, output akan bernilai 1. Sebaliknya, ketika kedua input bernilai logika 0, output akan bernilai 0.

Tabel 3.5 Tabel Kebenaran Logika OR
ABX
000
011
101
111

c. Gerbang NOT (Inverter)
Gerbang NOT merupakan gerbang logika yang berfungsi untuk membalikkan nilai logika input.
Persamaan Boolean: X = A


Gambar 3.6 (a) Simbol gerbang NOT (b) IC 74LS04


Gerbang NOT dapat direalisasikan menggunakan IC (Integrated Circuit) yang memiliki rangkaian internal untuk membalikkan sinyal logika. Berikut beberapa jenis IC gerbang NOT beserta keterangannya.

Tabel 3.6 Jenis IC Gerbang Logika NOT
No.Nama ICJenis teknologiKeterangan
17404TTLMemiliki enam gerbang NOT dalam satu IC.
274LS04TTLVersi TTL dengan konsumsi daya relatif rendah.
374HC04CMOSGerbang NOT CMOS berkecepatan tinggi.
474HCT04CMOS kompatibelInput kompatibel dengan level TTL.
5CD4069UBCMOSMemiliki enam gerbang inverter.
6HEF4069UBCMOSIC inverter seri 4069.
774AC04Advanced CMOSGerbang NOT dengan kecepatan switching tinggi.
874ACT04Advanced CMOSGerbang NOT cepat dengan input kompatibel TTL.
974ALS04TTLSeri Advanced Low-Power Schottky.
1074F04FAST TTLGerbang NOT keluarga FAST TTL.
Dari berbagai jenis tersebut, IC 7404, 74LS04, dan CD4069UB merupakan contoh yang dapat digunakan dalam pembelajaran gerbang logika NOT. IC 7404 dan 74LS04 menggunakan teknologi TTL, sedangkan CD4069UB menggunakan teknologi CMOS.


Gambar 3.7 (a) Pinout IC 74LS04 (b) Rangkaian dalam IC 74LS04


IC 74LS04 memiliki enam gerbang inverter independen dengan satu input dan satu output pada setiap gerbang. Pin 14 dihubungkan ke VCC (+5 V), sedangkan pin 7 dihubungkan ke GND (0 V). Cara kerja dari gerbang NOT, ketika input A bernilai logika 0, output akan bernilai 1. Sebaliknya, ketika input A bernilai logika 1, output akan bernilai 0.

Tabel 3.7 Tabel Kebenaran Logika NOT
AX
01
10

d. Gerbang NOR
Gerbang NOR merupakan gerbang logika yang merupakan gabungan dari gerbang OR dan NOT. Gerbang ini berfungsi menghasilkan output yang merupakan kebalikan dari hasil operasi OR.
Persamaan Boolean: X = (A + B)

Gambar 3.8 (a) Simbol gerbang NOR (b) IC 74LS02



Gerbang NOR dapat direalisasikan menggunakan IC (Integrated Circuit) yang memiliki rangkaian internal untuk melakukan operasi OR yang dilanjutkan dengan pembalikan sinyal logika. Berikut beberapa jenis IC gerbang NOR beserta keterangannya.

Tabel 3.8 Jenis IC Gerbang Logika NOR
No.Nama ICJenis teknologiKeterangan
17402TTLMemiliki empat gerbang NOR dalam satu IC.
274LS02TTLVersi Low-Power Schottky dengan konsumsi daya relatif rendah.
374HC02CMOSGerbang NOR CMOS berkecepatan tinggi.
474HCT02CMOS kompatibelMemiliki input yang kompatibel dengan level TTL.
5CD4001BECMOSMemiliki empat gerbang NOR dua input.
6HEF4001BCMOSIC NOR seri 4001 dengan empat gerbang independen.
774AC02Advanced CMOSGerbang NOR dengan kecepatan switching tinggi.
874ACT02Advanced CMOSGerbang NOR cepat dengan input kompatibel TTL.
974ALS02TTLSeri Advanced Low-Power Schottky.
1074F02FAST TTLGerbang NOR keluarga FAST TTL.
Dari berbagai jenis tersebut, IC 7402, 74LS02, dan CD4001BE merupakan contoh yang dapat digunakan dalam pembelajaran gerbang logika NOR.


Gambar 3.9 (a) Pinout IC 74LS02 (b) Rangkaian dalam IC 74LS02


IC 74LS02 memiliki 14 pin dan terdiri dari empat gerbang NOR. Setiap gerbang mempunyai dua input dan satu output. Pin 14 dihubungkan ke VCC (+5 V), sedangkan pin 7 dihubungkan ke GND (0 V). Prinsip kerja gerbang NOR, yaitu ketika kedua input A dan B bernilai logika 0, output akan bernilai 1. Namun, apabila salah satu atau kedua input bernilai logika 1, output akan bernilai 0.

Tabel 3.9 Tabel Kebenaran Logika NOR
ABX
001
010
100
110

e. Gerbang NAND
Gerbang NAND merupakan gerbang logika yang merupakan gabungan dari gerbang AND dan NOT. Gerbang ini berfungsi menghasilkan output yang merupakan kebalikan dari hasil operasi AND.
Persamaan Boolean: Y = (A . B)


Gambar 3.10 (a) Simbol gerbang NAND (b) IC 74LS00


Gerbang NAND dapat direalisasikan menggunakan IC (Integrated Circuit) yang memiliki rangkaian internal untuk melakukan operasi AND yang dilanjutkan dengan pembalikan sinyal logika. Berikut beberapa jenis IC gerbang NAND beserta keterangannya.

Tabel 3.10 Jenis IC gerbang logika NAND
No.Nama ICJenis teknologiKeterangan
17400TTLMemiliki empat gerbang NAND dalam satu IC.
274LS00TTLVersi Low-Power Schottky dengan konsumsi daya relatif rendah.
374HC00CMOSGerbang NAND CMOS berkecepatan tinggi.
474HCT00CMOS kompatibelMemiliki input yang kompatibel dengan level TTL.
5CD4011BECMOSMemiliki empat gerbang NAND dua input.
6HEF4011BCMOSIC NAND seri 4011 dengan empat gerbang independen.
774AC00Advanced CMOSGerbang NAND dengan kecepatan switching tinggi.
874ACT00Advanced CMOSGerbang NAND cepat dengan input kompatibel TTL.
974ALS00TTLSeri Advanced Low-Power Schottky.
1074F00FAST TTLGerbang NAND keluarga FAST TTL.
Dari berbagai jenis tersebut, IC 7400, 74LS00, dan CD4011BE merupakan contoh yang dapat digunakan dalam pembelajaran gerbang logika NAND.


Gambar 3.11 (a) Pinout IC 74LS00 (b) Rangkaian dalam IC 74LS00


IC 74LS00 memiliki 14 pin dan terdiri dari empat gerbang NAND. Setiap gerbang mempunyai dua input dan satu output. Pin 14 dihubungkan ke VCC (+5 V), sedangkan pin 7 dihubungkan ke GND (0 V). Prinsip kerja gerbang NAND, yaitu ketika kedua input A dan B bernilai logika 1, output akan bernilai 0. Sebaliknya, apabila salah satu atau kedua input bernilai logika 0, output akan bernilai 1.

Tabel 3.11 Tabel Kebenaran Logika NAND
ABY
001
011
101
110

f. Gerbang Exclusive OR (X-OR)
Gerbang XOR merupakan gerbang logika yang berfungsi menghasilkan output bernilai logika '1' apabila kedua input memiliki nilai logika yang berbeda.
Persamaan Boolean: X = A ⊕ B = AB + AB


Gambar 3.12 (a) Simbol gerbang XOR (b) IC 74LS86


Gerbang XOR dapat direalisasikan menggunakan IC (Integrated Circuit) yang memiliki rangkaian internal untuk melakukan operasi Exclusive OR. Beberapa IC gerbang XOR menggunakan teknologi TTL dan CMOS. Berikut beberapa jenis IC gerbang XOR beserta keterangannya.

Tabel 3.12 Jenis IC Gerbang Logika XOR
No.Nama ICJenis teknologiKeterangan
17486TTLMemiliki empat gerbang XOR dalam satu IC.
274LS86TTLVersi Low-Power Schottky dengan konsumsi daya relatif rendah.
374HC86CMOSGerbang XOR CMOS berkecepatan tinggi.
474HCT86CMOS kompatibelMemiliki input yang kompatibel dengan level TTL.
5CD4030BECMOSMemiliki empat gerbang XOR dua input.
6HEF4030BCMOSIC XOR seri 4030 dengan empat gerbang independen.
774AC86Advanced CMOSGerbang XOR dengan kecepatan switching tinggi.
874ACT86Advanced CMOSGerbang XOR cepat dengan input kompatibel TTL.
Dari berbagai jenis tersebut, IC 7486, 74LS86, dan CD4030BE merupakan contoh yang dapat digunakan.



Gambar 3.13 (a) Pinout IC 74LS86 (b) Rangkaian ekivalen IC 74LS86


IC 74LS86 memiliki empat gerbang XOR independen dengan masing-masing dua input dan satu output. Rangkaian internal gerbang logika XOR dibentuk menggunakan empat gerbang NAND. Output akan bernilai logika 1 apabila kedua input memiliki nilai yang berbeda, dan bernilai 0 apabila kedua input memiliki nilai yang sama.

Tabel 3.13 Tabel Kebenaran Logika XOR
ABX
000
011
101
110

g. Gerbang Exclusive NOR (X-NOR)
Gerbang XNOR (Exclusive NOR) merupakan gerbang logika yang merupakan kebalikan dari gerbang XOR. Gerbang ini berfungsi menghasilkan output bernilai logika '1' apabila kedua input memiliki nilai logika yang sama.
Persamaan Boolean: X = A ⊕ B = AB + A B

Gambar 3.14 (a) Simbol gerbang XNOR (b) IC 74LS266

Beberapa IC gerbang XNOR menggunakan teknologi TTL dan CMOS, dengan perbedaan pada karakteristik tegangan, konsumsi daya, dan kecepatan kerja. Berikut beberapa jenis IC gerbang XNOR beserta keterangannya.

Tabel 3.14 Jenis IC gerbang logika XNOR
No.Nama ICJenis teknologiKeterangan
174266TTLMemiliki empat gerbang XNOR dalam satu IC.
274LS266TTLVersi Low-Power Schottky dengan empat gerbang XNOR.
374HC4077CMOSMemiliki empat gerbang XNOR dua input.
4CD4077BECMOSIC XNOR dengan empat gerbang independen.
5HEF4077BCMOSIC XNOR seri 4077 dengan empat gerbang.
674AC266Advanced CMOSGerbang XNOR dengan kecepatan switching tinggi.
774ACT266Advanced CMOSGerbang XNOR dengan input kompatibel TTL.
Dari berbagai jenis tersebut, IC 74LS266 dan CD4077BE merupakan contoh yang dapat digunakan.



Gambar 3.15 (a) Pinout IC 74LS266 (b) Rangkaian ekivalen IC 74LS266


IC CD4077BE memiliki empat gerbang XNOR independen dengan masing-masing dua input dan satu output. Pin 14 dihubungkan ke Vcc sedangkan pin 7 dihubungkan ke VSS (GND). Output bernilai logika 1 apabila kedua input memiliki nilai yang sama, dan bernilai 0 apabila kedua input berbeda.

Tabel 3.15 Tabel Kebenaran Logika XNOR
ABX
001
010
100
111

1.3.3 Encoder-Decoder
Encoder dan decoder dalam dunia elektronika digital adalah dua komponen penting yang banyak digunakan dalam sistem komunikasi, pengolahan data, dan kontrol digital. Keduanya berperan dalam mengubah informasi dari satu bentuk ke bentuk lainnya, sehingga memungkinkan perangkat digital untuk berkomunikasi secara efisien.

a. Encoder
Encoder adalah sebuah perangkat atau rangkaian elektronik/digital yang berfungsi untuk mengubah suatu bentuk data atau sinyal (biasanya dalam bentuk informasi, posisi, atau sinyal analog) menjadi kode biner. Dengan kata lain, encoder "menerjemahkan" input menjadi data digital yang lebih mudah diproses oleh sistem elektronik atau komputer.


Gambar 3.16 (a) Simbol encoder (b) IC 74LS147 (c) Persamaan bolean ouput encoder


Persamaan Boolean output (contoh 4:2 encoder):
Y1 = A + B
Y0 = A + C

Tabel 3.16 Jenis IC Encoder
No.Nama ICKeterangan
174147Encoder prioritas desimal ke BCD 10-to-4.
274LS147Versi Low-Power Schottky encoder 10-to-4.
374148Encoder prioritas 8-to-3 dengan output aktif rendah.
474LS148Versi Low-Power Schottky encoder 8-to-3.
574HC148Encoder prioritas 8-to-3 teknologi CMOS.
6CD4532BEEncoder prioritas 8-to-3 teknologi CMOS.




Gambar 3.17  (a) Pinout 74LS147 (b) Rangkaian dalam IC 74LS147


Tabel 3.17 Tabel Kebenaran Encoder 10 to 4 (IC 74147)
INPUTSOUTPUTS
123456789 DCBA
HHHHHHHHHHHHH
XXXXXXXXLLHHL
XXXXXXXLHLHHH
XXXXXXLHHHLLL
XXXXXLHHHHLLH
XXXXLHHHHHLHL
XXXLHHHHHHLHH
XXLHHHHHHHHLL
XLHHHHHHHHHLH
LHHHHHHHHHHHL
Keterangan: H = HIGH Logic Level, L = LOW Logic Level, X = Irrelevant

b. Decoder
Decoder (dekoder) adalah perangkat atau rangkaian logika digital yang berfungsi untuk mengubah kode biner menjadi sinyal keluaran yang sesuai.
Persamaan boolean output (contoh 2 to 4 decoder):
Y0 = E . A1 . A0
Y1 = E . A1 . A0
Y2 = E . A1 . A0
Y3 = E . A1 . A0


Gambar 3.18 (a) Simbol decoder (b) IC 4028 (c) Persamaan boolean ouput decoder


Tabel 3.18 Jenis IC Decoder
No.Nama ICJenis teknologiKeterangan
14028CMOSDecoder BCD-to-decimal dengan empat input dan sepuluh output.
2CD4028BECMOSVersi DIP dari decoder BCD-to-decimal.
3HEF4028BCMOSDecoder BCD-to-decimal seri HEF.
474LS42TTLDecoder BCD-to-decimal dengan output aktif rendah.
574HC42CMOSDecoder BCD-to-decimal teknologi CMOS.
674LS138TTLDecoder 3-to-8 dengan output aktif rendah.


Tabel 3.19 Tabel Kebenaran Decoder BCD to Decimal
DCBA 0123456789
00001000000000
00010100000000
00100010000000
00110001000000
01000000100000
01010000010000
01100000001000
01110000000100
10000000000010
10010000000001
10100000000000
10110000000000
11000000000000
11010000000000
11100000000000
11110000000000

1.3.4 Multiplexer dan Demultiplexer
Multiplexer (MUX) dan Demultiplexer (DEMUX) adalah rangkaian digital penting dalam sistem komunikasi yang memiliki fungsi berlawanan. Multiplexer menggabungkan beberapa sinyal masukan menjadi satu keluaran, sedangkan Demultiplexer menerima satu sinyal masukan dan menyalurkannya ke salah satu dari banyak jalur keluaran.

a. Multiplexer
Multiplexer adalah perangkat pemilih beberapa jalur data ke dalam satu jalur data untuk dikirim ke titik lain. Komponen ini tersusun atas gerbang logika berkecepatan tinggi yang terdiri dari jalur input, terminal pengendali, dan jalur output.
Persamaan boolean output multiplexer 4x1:
Y = I0 s1 s0 + I1 s1 s0 + I2 s1 s0 + I3 s1 s0


Gambar 3.20 (a) Simbol multiplexer (b) IC 4052 (c) Persamaan boolean ouput multiplexer


Tabel 3.20 Jenis IC Multiplexer
No.Nama ICJenis teknologiKeterangan
1CD4052BECMOSMultiplexer/demultiplexer analog ganda 4-channel dengan dua jalur seleksi bersama.
274LS151TTLMultiplexer digital 8-to-1.
374HC151CMOSMultiplexer digital 8-to-1.
474LS153TTLDual multiplexer 4-to-1.




IC CD4052 memiliki 16 pin dan terdiri dari dua rangkaian multiplexer 4-channel. IC ini memiliki empat jalur input pada masing-masing bagian, dua jalur seleksi (A dan B), serta dua output. Kombinasi jalur seleksi menentukan salah satu dari empat input yang akan diteruskan menuju output masing-masing bagian. IC ini dapat digunakan untuk mengalihkan sinyal analog maupun digital dalam rentang tegangan operasinya.

Tabel 3.21 Tabel Kebenaran Multiplexer 4 to 1
INHINPUT STATE (B, A)ON CHANNEL
LLL0X, 0Y
LLH1X, 1Y
LHL2X, 2Y
LHH3X, 3Y
HXXNONE
Keterangan: X = Don't care

b. Demultiplexer
Demultiplexer (DEMUX) adalah kebalikan dari multiplexer, berfungsi untuk mengarahkan satu input ke salah satu dari beberapa output berdasarkan sinyal seleksi. DEMUX sering disebut "data distributor".
Persamaan boolean output demultiplexer 1:4:
Y0 = D . S1 . S0
Y1 = D . S1 . S0
Y2 = D . S1 . S0
Y3 = D . S1 . S0



Gambar 3.22 (a) Simbol demultiplexer (b) IC 74HC154 (c) Persamaan boolean ouput multiplexer


Tabel 3.22 Jenis IC Demultiplexer
No.Nama ICJenis teknologiKeterangan
174154TTLDecoder/demultiplexer 4-to-16 dengan output aktif rendah.
274LS154TTLVersi Low-Power Schottky decoder/demultiplexer 4-to-16.
374HC154CMOSDecoder/demultiplexer 4-to-16 teknologi CMOS.
474LS155TTLDual decoder/demultiplexer 2-to-4.
574HC155CMOSDual decoder/demultiplexer 2-to-4.


Gambar 3.23 Pinout IC 74HC154


IC 74HC154 memiliki 24 pin dan berfungsi sebagai decoder/demultiplexer 4-to-16. IC ini memiliki empat input seleksi, dua input enable, dan 16 output. Kombinasi empat input seleksi menentukan salah satu output yang akan aktif. Output IC 74154 menggunakan logika aktif rendah, sehingga output terpilih akan bernilai 0 (L), sedangkan output lainnya bernilai 1 (H) ketika IC diaktifkan.

Tabel 3.23 Tabel Kebenaran Demultiplexer 1 to 16
InputsOutputs
G1G2DCBA 0123456789101112131415
LLLLLLLHHHHHHHHHHHHHHH
LLLLLHHLHHHHHHHHHHHHHH
LLLLHLHHLHHHHHHHHHHHHH
LLLLHHHHHLHHHHHHHHHHHH
LLLHLLHHHHLHHHHHHHHHHH
LLLHLHHHHHHLHHHHHHHHHH
LLLHHLHHHHHHLHHHHHHHHH
LLLHHHHHHHHHHLHHHHHHHH
LLHLLLHHHHHHHHLHHHHHHH
LLHLLHHHHHHHHHHLHHHHHH
LLHLHLHHHHHHHHHHLHHHHH
LLHLHHHHHHHHHHHHHLHHHH
LLHHLLHHHHHHHHHHHHLHHH
LLHHLHHHHHHHHHHHHHHLHH
LLHHHLHHHHHHHHHHHHHHLH
LLHHHHHHHHHHHHHHHHHHHL
LHXXXXHHHHHHHHHHHHHHHH
HLXXXXHHHHHHHHHHHHHHHH
HHXXXXHHHHHHHHHHHHHHHH

4. Alat dan Bahan [Kembali]

Alat dan bahan yang digunakan pada percobaan ini adalah sebagai berikut:
  1. Panel DL 2203C
  2. Panel DL 2203S
  3. Jumper
  4. Laptop
  5. Software Proteus ver minimal 8.17

Gambar 1.1 DL2203C Module D’Lorenzo

Gambar 1.2 DL2203S Module D’Lorenzo

Gambar 1.3 Jumper

5. Percobaan [Kembali]

Percobaan 1

A. Gerbang Logika

1. Buat rangkaian seperti pada gambar dibawah ini. 

Gambar Rangakaian Percobaan 1a


2. Set switch B0 dan B1 sesuai dengan jurnal, catat output H yang terjadi pada tabel kebenaran.

B. Aljabar Boolean

Diberikan fungsi :


Denga menggunakan Peta Karnaugh dan aljabar Boolean fungsi di atas dapat disederhanakan menjadi :


Keduanya dapat pula ditulis sebagai :


1. Buat rangkaian seperti gambar berikut : Diagram logika dari rangkaian yang menyatakan dua bentuk ekivalen dari fungsi yang telah disederhanakan ditunjukkan pada gambar dibawah ini :

Gambar Rangkaian Percobaan 1b



2. Catat hasil yang didapat tersebut dalam bentuk tabel pada jurnal. Bandingkan hasil di dapat dengan persamaaan awal.


Percobaan 2

A. Encoder

1. Buatlah sebuah rangkain 10-4 encoder input dan output aktif low menggunankan IC 74147 seperti pada gambar berikut :

Gambar Rangkaian Percobaan 2a

2. Set Switch D0-D9 sesuai dengan jurnal dan catat hasil pada tabel percobaan

B, Decoder

1.  Buatlah sebuah rangkaian decoder 4-10 aktif HIGH menggunakan IC 4028 sesuai dengan gambar berikut :

Gambar Rangkaian Percobaan 2b



2. Set switch A,B,C, dan D sesuai dengan jurnal dan catat hasil output pada tabel hasil percobaan


Percobaan 3

A. Multipexer

1. Buatlah rangkaian Multiplexer Dual 4-1 dengan menggunakan IC 4052 seperti pada gambar berikut :

Gambar Rangkaian Percobaann 3a

2. Set Switch X1-4 dan Y1-4 serta S0 dan s1 sesuai dengan jurnal dan catat hasil pada tabel percobaan

B. Demultiplexer

1. Buatlah sebuah rangkaian Demultiplexer 4-16 dengan menggunakan IC 74154 seperti gambar berikut :

Gambar Rangkaian Percobaan 3b

2. Set Switch A-D serta E1 dan E2 sesuai dengan jurnal dan catat hasil pada tabel percobaan


Komentar