MODUL 1 SISDIG
MODUL 1
1. Pendahuluan [Kembali]
Gerbang logika merupakan blok pembangun utama dalam mendesain suatu rangkaian elektronika digital. Komponen ini beroperasi berdasarkan prinsip matematika Aljabar Boolean, di mana satu atau beberapa sinyal masukan (input) akan diproses melalui operasi logis untuk menghasilkan satu sinyal keluaran (output) yang pasti. Terdapat tiga operasi gerbang logika dasar, yaitu AND, OR, dan NOT. Ketiga gerbang ini kemudian dapat dikombinasikan untuk membentuk gerbang logika turunan seperti NAND, NOR, XOR, dan XNOR yang memiliki karakteristik tabel kebenarannya masing-masing.
Selain pemahaman terhadap gerbang logika dasar, perancangan sistem digital juga sangat bergantung pada rangkaian kombinasional. Rangkaian seperti Encoder dan Decoder berperan krusial dalam proses pengodean dan penerjemahan data biner agar dapat dibaca oleh antarmuka sistem. Sementara itu, Multiplexer (MUX) dan Demultiplexer (DEMUX) berfungsi sebagai pemilih dan distributor jalur aliran data yang efisien.
Melalui modul percobaan ini, praktikan diharapkan tidak hanya mampu memahami konsep teoretis dari gerbang logika dan rangkaian kombinasional, tetapi juga mampu mengimplementasikannya secara langsung. Pengujian dilakukan melalui perangkaian Integrated Circuit (IC) dari keluarga TTL maupun CMOS pada modul trainer, serta divalidasi menggunakan perangkat lunak simulasi Proteus. Penguasaan terhadap materi ini akan menjadi landasan yang sangat penting untuk mempelajari sistem mikroprosesor, kendali otomatis, dan arsitektur komputer pada tingkat yang lebih lanjut.
2. Tujuan [Kembali]
- Merangkai dan menguji operasi dari gerbang logika.
- Merangkai dan menguji gerbang logika dan Aljabar Boelean.
- Merangkai dan menguji rangkaian Encoder dan Decoder.
- Merangkai dan menguji rangkaian Multiplexer dan Demultiplexer.
3. Dasar Teori [Kembali]
Aljabar Boolean adalah metode matematika yang digunakan untuk menganalisis dan merancang rangkaian digital dengan hanya memiliki dua nilai, yaitu 0 dan 1. Nilai 0 dapat diartikan sebagai kondisi LOW atau False, sedangkan nilai 1 menunjukkan kondisi HIGH atau True. Dalam rangkaian digital, kedua nilai tersebut direpresentasikan secara fisik dalam bentuk tingkat tegangan tertentu. Pada sistem tegangan DC 5V, logika 0 ditunjukkan oleh tegangan sebesar 0V, sedangkan logika 1 ditunjukkan oleh tegangan sebesar 5 V.
1.3.2 Gerbang Logika
Gerbang logika (Logic Gate) merupakan salah satu komponen dasar dalam sistem elektronika digital yang berfungsi mengolah satu atau beberapa sinyal masukan (input) menjadi suatu sinyal keluaran (output) berdasarkan aturan logika tertentu. Aturan logika tersebut didasarkan pada aljabar boolean yang memiliki tiga operasi dasar, yaitu AND, OR, dan NOT. Ketiga operasi ini diterapkan melalui gerbang logika dan dapat dikombinasikan untuk membentuk gerbang lainnya, seperti NAND, NOR, XOR, dan XNOR.
a. Gerbang AND
Gerbang AND merupakan gerbang logika yang menggunakan operasi perkalian Boolean. Output hanya akan bernilai '1' jika seluruh input bernilai '1' dan akan bernilai '0' jika ada satu atau lebih input yang bernilai '0'.
Persamaan Boolean: X = A . B
Gambar 3.2 (a) Simbol gerbang AND (b) IC 74LS08
Gerbang logika AND dapat direalisasikan menggunakan IC (Integrated Circuit), yaitu komponen elektronika yang di dalamnya terdapat rangkaian untuk menjalankan operasi logika. Meskipun memiliki fungsi logika yang sama, IC tersebut berbeda dalam teknologi, konsumsi daya, kecepatan kerja, dan karakteristik tegangan masukan. Berikut beberapa jenis IC gerbang logika AND beserta keterangannya.
Tabel 3.1 Jenis IC gerbang logika AND
| No. | Nama IC | Jenis teknologi | Keterangan |
|---|---|---|---|
| 1 | 7408 | TTL | Empat gerbang AND |
| 2 | 74LS08 | TTL | Versi TTL dengan konsumsi daya rendah |
| 3 | 74HC08 | CMOS | Gerbang AND CMOS berkecepatan tinggi |
| 4 | 74HCT08 | CMOS | Input kompatibel dengan level TTL |
| 5 | CD4081B | CMOS | Empat gerbang AND dalam satu IC |
| 6 | HEF4081B | CMOS | IC AND seri 4081 |
| 7 | MC14081B | CMOS | IC AND seri 14081 |
| 8 | 74AC08 | Advanced CMOS | Gerbang AND berkecepatan tinggi |
| 9 | 74ACT08 | Advanced CMOS | Input kompitibel dengan level TTL |
| 10 | 74F08 | FAST TTL | Gerbang AND seri FAST |
| 11 | 74ALS08 | TTL | Seri Advanced Low-Power Shchottky |
| 12 | 74AS08 | TTL | Seri Advanced Schottky |
Tabel 3.2 Susunan pin IC 74LS08
| Pin | Fungsi | Pin | Fungsi |
|---|---|---|---|
| 1 | Input 1A | 14 | VCC (+5 V) |
| 2 | Input 1B | 13 | Input 4B |
| 3 | Output 1Y | 12 | Input 4A |
| 4 | Input 2A | 11 | Output 4Y |
| 5 | Input 2B | 10 | Input 3B |
| 6 | Output 2Y | 9 | Input 3A |
| 7 | GND (0 V) | 8 | Output 3Y |
Tabel 3.3 Tabel Kebenaran Logika AND
| A | B | X |
|---|---|---|
| 0 | 0 | 0 |
| 0 | 1 | 0 |
| 1 | 0 | 0 |
| 1 | 1 | 1 |
b. Gerbang OR
Gerbang OR merupakan gerbang logika yang menggunakan operasi penjumlahan Boolean. Output akan bernilai '1' jika terdapat minimal satu input yang bernilai '1'. Output hanya bernilai '0' jika seluruh input bernilai '0'.
Persamaan Boolean: X = A + B
Gerbang logika OR dapat direalisasikan menggunakan IC (Integrated Circuit), yaitu komponen elektronika yang memiliki rangkaian internal untuk menjalankan operasi logika OR. Berikut beberapa jenis IC gerbang logika OR beserta keterangannya.
Tabel 3.4 Jenis IC Gerbang Logika OR
| No. | Nama IC | Jenis teknologi | Keterangan |
|---|---|---|---|
| 1 | 7432 | TTL | Memiliki empat gerbang OR dengan dua input. |
| 2 | 74LS32 | TTL | Versi TTL dengan konsumsi daya relatif rendah. |
| 3 | 74HC32 | CMOS | Gerbang OR CMOS berkecepatan tinggi. |
| 4 | 74HCT32 | CMOS | Menggunakan input dengan level logika kompatibel TTL. |
| 5 | CD4071B | CMOS | Memiliki empat gerbang OR dengan dua input. |
| 6 | HEF4071B | CMOS | IC gerbang OR dari keluarga 4071. |
| 7 | MC14071B | CMOS | IC gerbang OR dari keluarga 14071. |
| 8 | 74AC32 | Advanced CMOS | Gerbang OR dengan kecepatan switching tinggi. |
| 9 | 74ACT32 | Advanced CMOS | Gerbang OR cepat dengan input kompatibel TTL. |
Tabel 3.5 Tabel Kebenaran Logika OR
| A | B | X |
|---|---|---|
| 0 | 0 | 0 |
| 0 | 1 | 1 |
| 1 | 0 | 1 |
| 1 | 1 | 1 |
c. Gerbang NOT (Inverter)
Gerbang NOT merupakan gerbang logika yang berfungsi untuk membalikkan nilai logika input.
Persamaan Boolean: X = A
Gambar 3.6 (a) Simbol gerbang NOT (b) IC 74LS04
Tabel 3.6 Jenis IC Gerbang Logika NOT
| No. | Nama IC | Jenis teknologi | Keterangan |
|---|---|---|---|
| 1 | 7404 | TTL | Memiliki enam gerbang NOT dalam satu IC. |
| 2 | 74LS04 | TTL | Versi TTL dengan konsumsi daya relatif rendah. |
| 3 | 74HC04 | CMOS | Gerbang NOT CMOS berkecepatan tinggi. |
| 4 | 74HCT04 | CMOS kompatibel | Input kompatibel dengan level TTL. |
| 5 | CD4069UB | CMOS | Memiliki enam gerbang inverter. |
| 6 | HEF4069UB | CMOS | IC inverter seri 4069. |
| 7 | 74AC04 | Advanced CMOS | Gerbang NOT dengan kecepatan switching tinggi. |
| 8 | 74ACT04 | Advanced CMOS | Gerbang NOT cepat dengan input kompatibel TTL. |
| 9 | 74ALS04 | TTL | Seri Advanced Low-Power Schottky. |
| 10 | 74F04 | FAST TTL | Gerbang NOT keluarga FAST TTL. |
Tabel 3.7 Tabel Kebenaran Logika NOT
| A | X |
|---|---|
| 0 | 1 |
| 1 | 0 |
d. Gerbang NOR
Gerbang NOR merupakan gerbang logika yang merupakan gabungan dari gerbang OR dan NOT. Gerbang ini berfungsi menghasilkan output yang merupakan kebalikan dari hasil operasi OR.
Persamaan Boolean: X = (A + B)
Gambar 3.8 (a) Simbol gerbang NOR (b) IC 74LS02
Gerbang NOR dapat direalisasikan menggunakan IC (Integrated Circuit) yang memiliki rangkaian internal untuk melakukan operasi OR yang dilanjutkan dengan pembalikan sinyal logika. Berikut beberapa jenis IC gerbang NOR beserta keterangannya.
Tabel 3.8 Jenis IC Gerbang Logika NOR
| No. | Nama IC | Jenis teknologi | Keterangan |
|---|---|---|---|
| 1 | 7402 | TTL | Memiliki empat gerbang NOR dalam satu IC. |
| 2 | 74LS02 | TTL | Versi Low-Power Schottky dengan konsumsi daya relatif rendah. |
| 3 | 74HC02 | CMOS | Gerbang NOR CMOS berkecepatan tinggi. |
| 4 | 74HCT02 | CMOS kompatibel | Memiliki input yang kompatibel dengan level TTL. |
| 5 | CD4001BE | CMOS | Memiliki empat gerbang NOR dua input. |
| 6 | HEF4001B | CMOS | IC NOR seri 4001 dengan empat gerbang independen. |
| 7 | 74AC02 | Advanced CMOS | Gerbang NOR dengan kecepatan switching tinggi. |
| 8 | 74ACT02 | Advanced CMOS | Gerbang NOR cepat dengan input kompatibel TTL. |
| 9 | 74ALS02 | TTL | Seri Advanced Low-Power Schottky. |
| 10 | 74F02 | FAST TTL | Gerbang NOR keluarga FAST TTL. |
Tabel 3.9 Tabel Kebenaran Logika NOR
| A | B | X |
|---|---|---|
| 0 | 0 | 1 |
| 0 | 1 | 0 |
| 1 | 0 | 0 |
| 1 | 1 | 0 |
e. Gerbang NAND
Gerbang NAND merupakan gerbang logika yang merupakan gabungan dari gerbang AND dan NOT. Gerbang ini berfungsi menghasilkan output yang merupakan kebalikan dari hasil operasi AND.
Persamaan Boolean: Y = (A . B)
Gambar 3.10 (a) Simbol gerbang NAND (b) IC 74LS00
Gerbang NAND dapat direalisasikan menggunakan IC (Integrated Circuit) yang memiliki rangkaian internal untuk melakukan operasi AND yang dilanjutkan dengan pembalikan sinyal logika. Berikut beberapa jenis IC gerbang NAND beserta keterangannya.
Tabel 3.10 Jenis IC gerbang logika NAND
| No. | Nama IC | Jenis teknologi | Keterangan |
|---|---|---|---|
| 1 | 7400 | TTL | Memiliki empat gerbang NAND dalam satu IC. |
| 2 | 74LS00 | TTL | Versi Low-Power Schottky dengan konsumsi daya relatif rendah. |
| 3 | 74HC00 | CMOS | Gerbang NAND CMOS berkecepatan tinggi. |
| 4 | 74HCT00 | CMOS kompatibel | Memiliki input yang kompatibel dengan level TTL. |
| 5 | CD4011BE | CMOS | Memiliki empat gerbang NAND dua input. |
| 6 | HEF4011B | CMOS | IC NAND seri 4011 dengan empat gerbang independen. |
| 7 | 74AC00 | Advanced CMOS | Gerbang NAND dengan kecepatan switching tinggi. |
| 8 | 74ACT00 | Advanced CMOS | Gerbang NAND cepat dengan input kompatibel TTL. |
| 9 | 74ALS00 | TTL | Seri Advanced Low-Power Schottky. |
| 10 | 74F00 | FAST TTL | Gerbang NAND keluarga FAST TTL. |
Tabel 3.11 Tabel Kebenaran Logika NAND
| A | B | Y |
|---|---|---|
| 0 | 0 | 1 |
| 0 | 1 | 1 |
| 1 | 0 | 1 |
| 1 | 1 | 0 |
f. Gerbang Exclusive OR (X-OR)
Gerbang XOR merupakan gerbang logika yang berfungsi menghasilkan output bernilai logika '1' apabila kedua input memiliki nilai logika yang berbeda.
Persamaan Boolean: X = A ⊕ B = AB + AB
Gambar 3.12 (a) Simbol gerbang XOR (b) IC 74LS86
Gerbang XOR dapat direalisasikan menggunakan IC (Integrated Circuit) yang memiliki rangkaian internal untuk melakukan operasi Exclusive OR. Beberapa IC gerbang XOR menggunakan teknologi TTL dan CMOS. Berikut beberapa jenis IC gerbang XOR beserta keterangannya.
Tabel 3.12 Jenis IC Gerbang Logika XOR
| No. | Nama IC | Jenis teknologi | Keterangan |
|---|---|---|---|
| 1 | 7486 | TTL | Memiliki empat gerbang XOR dalam satu IC. |
| 2 | 74LS86 | TTL | Versi Low-Power Schottky dengan konsumsi daya relatif rendah. |
| 3 | 74HC86 | CMOS | Gerbang XOR CMOS berkecepatan tinggi. |
| 4 | 74HCT86 | CMOS kompatibel | Memiliki input yang kompatibel dengan level TTL. |
| 5 | CD4030BE | CMOS | Memiliki empat gerbang XOR dua input. |
| 6 | HEF4030B | CMOS | IC XOR seri 4030 dengan empat gerbang independen. |
| 7 | 74AC86 | Advanced CMOS | Gerbang XOR dengan kecepatan switching tinggi. |
| 8 | 74ACT86 | Advanced CMOS | Gerbang XOR cepat dengan input kompatibel TTL. |
Tabel 3.13 Tabel Kebenaran Logika XOR
| A | B | X |
|---|---|---|
| 0 | 0 | 0 |
| 0 | 1 | 1 |
| 1 | 0 | 1 |
| 1 | 1 | 0 |
g. Gerbang Exclusive NOR (X-NOR)
Gerbang XNOR (Exclusive NOR) merupakan gerbang logika yang merupakan kebalikan dari gerbang XOR. Gerbang ini berfungsi menghasilkan output bernilai logika '1' apabila kedua input memiliki nilai logika yang sama.
Persamaan Boolean: X = A ⊕ B = AB + A B
Beberapa IC gerbang XNOR menggunakan teknologi TTL dan CMOS, dengan perbedaan pada karakteristik tegangan, konsumsi daya, dan kecepatan kerja. Berikut beberapa jenis IC gerbang XNOR beserta keterangannya.
Tabel 3.14 Jenis IC gerbang logika XNOR
| No. | Nama IC | Jenis teknologi | Keterangan |
|---|---|---|---|
| 1 | 74266 | TTL | Memiliki empat gerbang XNOR dalam satu IC. |
| 2 | 74LS266 | TTL | Versi Low-Power Schottky dengan empat gerbang XNOR. |
| 3 | 74HC4077 | CMOS | Memiliki empat gerbang XNOR dua input. |
| 4 | CD4077BE | CMOS | IC XNOR dengan empat gerbang independen. |
| 5 | HEF4077B | CMOS | IC XNOR seri 4077 dengan empat gerbang. |
| 6 | 74AC266 | Advanced CMOS | Gerbang XNOR dengan kecepatan switching tinggi. |
| 7 | 74ACT266 | Advanced CMOS | Gerbang XNOR dengan input kompatibel TTL. |
Tabel 3.15 Tabel Kebenaran Logika XNOR
| A | B | X |
|---|---|---|
| 0 | 0 | 1 |
| 0 | 1 | 0 |
| 1 | 0 | 0 |
| 1 | 1 | 1 |
1.3.3 Encoder-Decoder
Encoder dan decoder dalam dunia elektronika digital adalah dua komponen penting yang banyak digunakan dalam sistem komunikasi, pengolahan data, dan kontrol digital. Keduanya berperan dalam mengubah informasi dari satu bentuk ke bentuk lainnya, sehingga memungkinkan perangkat digital untuk berkomunikasi secara efisien.
a. Encoder
Encoder adalah sebuah perangkat atau rangkaian elektronik/digital yang berfungsi untuk mengubah suatu bentuk data atau sinyal (biasanya dalam bentuk informasi, posisi, atau sinyal analog) menjadi kode biner. Dengan kata lain, encoder "menerjemahkan" input menjadi data digital yang lebih mudah diproses oleh sistem elektronik atau komputer.
Persamaan Boolean output (contoh 4:2 encoder):
Y1 = A + B
Y0 = A + C
Tabel 3.16 Jenis IC Encoder
| No. | Nama IC | Keterangan |
|---|---|---|
| 1 | 74147 | Encoder prioritas desimal ke BCD 10-to-4. |
| 2 | 74LS147 | Versi Low-Power Schottky encoder 10-to-4. |
| 3 | 74148 | Encoder prioritas 8-to-3 dengan output aktif rendah. |
| 4 | 74LS148 | Versi Low-Power Schottky encoder 8-to-3. |
| 5 | 74HC148 | Encoder prioritas 8-to-3 teknologi CMOS. |
| 6 | CD4532BE | Encoder prioritas 8-to-3 teknologi CMOS. |
| INPUTS | OUTPUTS | |||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | D | C | B | A |
| H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H |
| X | X | X | X | X | X | X | X | L | L | H | H | L |
| X | X | X | X | X | X | X | L | H | L | H | H | H |
| X | X | X | X | X | X | L | H | H | H | L | L | L |
| X | X | X | X | X | L | H | H | H | H | L | L | H |
| X | X | X | X | L | H | H | H | H | H | L | H | L |
| X | X | X | L | H | H | H | H | H | H | L | H | H |
| X | X | L | H | H | H | H | H | H | H | H | L | L |
| X | L | H | H | H | H | H | H | H | H | H | L | H |
| L | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | L |
b. Decoder
Decoder (dekoder) adalah perangkat atau rangkaian logika digital yang berfungsi untuk mengubah kode biner menjadi sinyal keluaran yang sesuai.
Persamaan boolean output (contoh 2 to 4 decoder):
Y0 = E . A1 . A0
Y1 = E . A1 . A0
Y2 = E . A1 . A0
Y3 = E . A1 . A0
Gambar 3.18 (a) Simbol decoder (b) IC 4028 (c) Persamaan boolean ouput decoder
Tabel 3.18 Jenis IC Decoder
| No. | Nama IC | Jenis teknologi | Keterangan |
|---|---|---|---|
| 1 | 4028 | CMOS | Decoder BCD-to-decimal dengan empat input dan sepuluh output. |
| 2 | CD4028BE | CMOS | Versi DIP dari decoder BCD-to-decimal. |
| 3 | HEF4028B | CMOS | Decoder BCD-to-decimal seri HEF. |
| 4 | 74LS42 | TTL | Decoder BCD-to-decimal dengan output aktif rendah. |
| 5 | 74HC42 | CMOS | Decoder BCD-to-decimal teknologi CMOS. |
| 6 | 74LS138 | TTL | Decoder 3-to-8 dengan output aktif rendah. |
| D | C | B | A | 0 | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 0 | 0 | 0 | 0 | 1 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 |
| 0 | 0 | 0 | 1 | 0 | 1 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 |
| 0 | 0 | 1 | 0 | 0 | 0 | 1 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 |
| 0 | 0 | 1 | 1 | 0 | 0 | 0 | 1 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 |
| 0 | 1 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 1 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 |
| 0 | 1 | 0 | 1 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 1 | 0 | 0 | 0 | 0 |
| 0 | 1 | 1 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 1 | 0 | 0 | 0 |
| 0 | 1 | 1 | 1 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 1 | 0 | 0 |
| 1 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 1 | 0 |
| 1 | 0 | 0 | 1 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 1 |
| 1 | 0 | 1 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 |
| 1 | 0 | 1 | 1 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 |
| 1 | 1 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 |
| 1 | 1 | 0 | 1 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 |
| 1 | 1 | 1 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 |
| 1 | 1 | 1 | 1 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 |
1.3.4 Multiplexer dan Demultiplexer
Multiplexer (MUX) dan Demultiplexer (DEMUX) adalah rangkaian digital penting dalam sistem komunikasi yang memiliki fungsi berlawanan. Multiplexer menggabungkan beberapa sinyal masukan menjadi satu keluaran, sedangkan Demultiplexer menerima satu sinyal masukan dan menyalurkannya ke salah satu dari banyak jalur keluaran.
a. Multiplexer
Multiplexer adalah perangkat pemilih beberapa jalur data ke dalam satu jalur data untuk dikirim ke titik lain. Komponen ini tersusun atas gerbang logika berkecepatan tinggi yang terdiri dari jalur input, terminal pengendali, dan jalur output.
Persamaan boolean output multiplexer 4x1:
Y = I0 s1 s0 + I1 s1 s0 + I2 s1 s0 + I3 s1 s0
Gambar 3.20 (a) Simbol multiplexer (b) IC 4052 (c) Persamaan boolean ouput multiplexer
Tabel 3.20 Jenis IC Multiplexer
| No. | Nama IC | Jenis teknologi | Keterangan |
|---|---|---|---|
| 1 | CD4052BE | CMOS | Multiplexer/demultiplexer analog ganda 4-channel dengan dua jalur seleksi bersama. |
| 2 | 74LS151 | TTL | Multiplexer digital 8-to-1. |
| 3 | 74HC151 | CMOS | Multiplexer digital 8-to-1. |
| 4 | 74LS153 | TTL | Dual multiplexer 4-to-1. |
Tabel 3.21 Tabel Kebenaran Multiplexer 4 to 1
| INH | INPUT STATE (B, A) | ON CHANNEL | |
|---|---|---|---|
| L | L | L | 0X, 0Y |
| L | L | H | 1X, 1Y |
| L | H | L | 2X, 2Y |
| L | H | H | 3X, 3Y |
| H | X | X | NONE |
b. Demultiplexer
Demultiplexer (DEMUX) adalah kebalikan dari multiplexer, berfungsi untuk mengarahkan satu input ke salah satu dari beberapa output berdasarkan sinyal seleksi. DEMUX sering disebut "data distributor".
Persamaan boolean output demultiplexer 1:4:
Y0 = D . S1 . S0
Y1 = D . S1 . S0
Y2 = D . S1 . S0
Y3 = D . S1 . S0
Gambar 3.22 (a) Simbol demultiplexer (b) IC 74HC154 (c) Persamaan boolean ouput multiplexer
Tabel 3.22 Jenis IC Demultiplexer
| No. | Nama IC | Jenis teknologi | Keterangan |
|---|---|---|---|
| 1 | 74154 | TTL | Decoder/demultiplexer 4-to-16 dengan output aktif rendah. |
| 2 | 74LS154 | TTL | Versi Low-Power Schottky decoder/demultiplexer 4-to-16. |
| 3 | 74HC154 | CMOS | Decoder/demultiplexer 4-to-16 teknologi CMOS. |
| 4 | 74LS155 | TTL | Dual decoder/demultiplexer 2-to-4. |
| 5 | 74HC155 | CMOS | Dual decoder/demultiplexer 2-to-4. |
Tabel 3.23 Tabel Kebenaran Demultiplexer 1 to 16
| Inputs | Outputs | ||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| G1 | G2 | D | C | B | A | 0 | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 |
| L | L | L | L | L | L | L | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H |
| L | L | L | L | L | H | H | L | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H |
| L | L | L | L | H | L | H | H | L | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H |
| L | L | L | L | H | H | H | H | H | L | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H |
| L | L | L | H | L | L | H | H | H | H | L | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H |
| L | L | L | H | L | H | H | H | H | H | H | L | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H |
| L | L | L | H | H | L | H | H | H | H | H | H | L | H | H | H | H | H | H | H | H | H |
| L | L | L | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | L | H | H | H | H | H | H | H | H |
| L | L | H | L | L | L | H | H | H | H | H | H | H | H | L | H | H | H | H | H | H | H |
| L | L | H | L | L | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | L | H | H | H | H | H | H |
| L | L | H | L | H | L | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | L | H | H | H | H | H |
| L | L | H | L | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | L | H | H | H | H |
| L | L | H | H | L | L | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | L | H | H | H |
| L | L | H | H | L | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | L | H | H |
| L | L | H | H | H | L | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | L | H |
| L | L | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | L |
| L | H | X | X | X | X | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H |
| H | L | X | X | X | X | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H |
| H | H | X | X | X | X | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H | H |
4. Alat dan Bahan [Kembali]
- Panel DL 2203C
- Panel DL 2203S
- Jumper
- Laptop
- Software Proteus ver minimal 8.17
5. Percobaan [Kembali]
Percobaan 1
A. Gerbang Logika
1. Buat rangkaian seperti pada gambar dibawah ini.
2. Set switch B0 dan B1 sesuai dengan jurnal, catat output H yang terjadi pada tabel kebenaran.
B. Aljabar Boolean
Diberikan fungsi :
Denga menggunakan Peta Karnaugh dan aljabar Boolean fungsi di atas dapat disederhanakan menjadi :
Keduanya dapat pula ditulis sebagai :
1. Buat rangkaian seperti gambar berikut : Diagram logika dari rangkaian yang menyatakan dua bentuk ekivalen dari fungsi yang telah disederhanakan ditunjukkan pada gambar dibawah ini :
2. Catat hasil yang didapat tersebut dalam bentuk tabel pada jurnal. Bandingkan hasil di dapat dengan persamaaan awal.
Percobaan 2
A. Encoder
1. Buatlah sebuah rangkain 10-4 encoder input dan output aktif low menggunankan IC 74147 seperti pada gambar berikut :
2. Set Switch D0-D9 sesuai dengan jurnal dan catat hasil pada tabel percobaan
B, Decoder
1. Buatlah sebuah rangkaian decoder 4-10 aktif HIGH menggunakan IC 4028 sesuai dengan gambar berikut :
2. Set switch A,B,C, dan D sesuai dengan jurnal dan catat hasil output pada tabel hasil percobaan
Percobaan 3
A. Multipexer
1. Buatlah rangkaian Multiplexer Dual 4-1 dengan menggunakan IC 4052 seperti pada gambar berikut :
2. Set Switch X1-4 dan Y1-4 serta S0 dan s1 sesuai dengan jurnal dan catat hasil pada tabel percobaan
B. Demultiplexer
1. Buatlah sebuah rangkaian Demultiplexer 4-16 dengan menggunakan IC 74154 seperti gambar berikut :
2. Set Switch A-D serta E1 dan E2 sesuai dengan jurnal dan catat hasil pada tabel percobaan




























Komentar
Posting Komentar