FLOWCHART ELEKRONIKA
Flow Chart
Penjelasan Alur Kerja Sistem Kontrol Laboratorium
1. Tahap Inisialisasi (Mulai)
Proses dimulai ketika sistem dihubungkan ke sumber daya listrik (power supply). Pada tahap ini, seluruh komponen elektronik seperti operational amplifier (Op-Amp), transistor, dan relay menerima tegangan kerja serta masuk ke kondisi standby untuk siap beroperasi.
2. Pembacaan Input Sensor
Sistem kemudian mengaktifkan sensor-sensor untuk memantau kondisi lingkungan laboratorium secara real-time dan berkelanjutan, meliputi:
-
Sensor Api (Flame Sensor) yang berfungsi mendeteksi keberadaan gelombang inframerah yang dihasilkan oleh nyala api.
-
Sensor Suhu (LM35) yang berfungsi mengukur suhu ruangan saat ini.
3. Keputusan 1: Deteksi Kebakaran (Prioritas Utama)
Keselamatan menjadi prioritas utama sistem. Data dari flame sensor diproses pada blok keputusan pertama dengan pertanyaan “Apakah terdeteksi api?”
-
Jika YA, sistem mengidentifikasi adanya potensi kebakaran. Sinyal kontrol dikirimkan ke relay untuk mengaktifkan pompa air (sprinkler) guna memadamkan api.
-
Jika TIDAK, kondisi dianggap aman dari kebakaran, dan sistem melanjutkan proses ke pemeriksaan suhu ruangan.
4. Keputusan 2: Pemeriksaan Suhu Rendah
Sistem membandingkan nilai suhu dari sensor LM35 dengan batas suhu minimum yang telah ditentukan (misalnya < 20 °C).
-
Jika YA, suhu ruangan dianggap terlalu dingin atau lembap. Sistem mengaktifkan relay untuk menyalakan heater (pemanas) agar suhu meningkat ke rentang ideal.
-
Jika TIDAK, sistem melanjutkan ke pemeriksaan suhu tinggi.
5. Keputusan 3: Pemeriksaan Suhu Tinggi
Sistem membandingkan suhu ruangan dengan batas suhu maksimum (misalnya > 30 °C).
-
Jika YA, suhu ruangan terlalu panas. Sistem mengaktifkan relay untuk menyalakan kipas (fan) guna mengalirkan udara panas ke luar ruangan.
-
Jika TIDAK, berarti suhu berada dalam kondisi normal (antara 20 °C hingga 30 °C), sehingga seluruh aktuator (pompa, heater, dan kipas) tetap dalam kondisi OFF.
6. Validasi Operasional (Pemeriksaan Power Supply)
Setelah sistem melakukan tindakan atau ketika kondisi ruangan berada dalam keadaan normal, alur logika menuju ke tahap pemeriksaan akhir dengan pertanyaan “Apakah power supply dimatikan?”
-
Jika TIDAK, artinya sumber listrik masih terhubung. Sistem kembali ke tahap pembacaan input sensor, membentuk sistem closed-loop yang terus memantau kondisi lingkungan secara berulang.
-
Jika YA, sistem menghentikan seluruh proses dan masuk ke kondisi Selesai, yang terjadi ketika pengguna mematikan saklar utama atau memutuskan sumber listrik.
Komentar
Posting Komentar